-------------------------------------------------------------------------------------------------
V.. Keselamatan yang Memberi Kepastian Hidup Kekal (18)
------------------------------------------------------------------------------------------------
Allah
telah memberi jaminan hidup kekal lewat Kalimat Allah, yaitu Isa Al-Masih.
Renungkanlah firman Allah ini, “Dan inilah kesaksian itu: Allah telah
mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam
Anak-Nya [Kalimat-Nya]. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki
hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup. Semuanya itu
ku tuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada Anak Allah, tahu,
bahwa kamu memiliki hidup yang kekal” (Injil, Surat 1 Yohanes
5:11-13).(19)
[Staf
Isa dan Al-Fatihah – Tidakkah Anda ingin diselamatkan dari siksaan
kekal api neraka? Berserulah kepada Isa Al-Masih, karena Dia akan menyelamatkanmu. “Barangsiapa
yang berseru kepada nama Tuhan [Isa Al-Masih] akan
diselamatkan” (Injil, Surat Roma 10:13).](20)
---------------------------------------------------------------------------------------------------
(18) Kata “keselamatan” itu berasal
dari bahasa arab. Dalam artian kata dasarnya: “Selamat” . ( ســلــم ) Orang yang
selamat disebut “Muslim”.
(19) Pada
Ayat ini ada tercantum kalimat “anak-Allah”. Ini adalah suatu Kemusyrikan
menurut Islam. Jika seperti itu maka, kedudukan ayat tersebut setingkat dengan Hadist
Dhaif bahkan Maudhu’.
Ketahuilah, sekali lagi, bahwa dosa syirik tidak akan
diampuni Allah. Karena itulah tidak mungkin ada ayat dari Firman Allah berbunyi
seperti itu. Ini betul-betul keterlaluan. Bagaimana mungkin bisa anda mendapatkan
jaminan-keselamatan dengan gaya kemusyrikan?? Walaupun anda alihkan pengertian
kata “anak-Allah” menjadi “kalimat-Allah”, namun itu tetap perbuatan
kesyirikan, karena dalam Islam telah ada penegasan Rumusannya, “LAM YAKUN LAHU
KUFUWAN AHAD”. ( لـم يكن له كـفوا أحـد ).
Nabi Isa
As, tidak pernah memberikan pengakuan adanya “anak Allah”. Nabi Isa Al-Masih
Ibnu Maryam, terlepas dari semua itu. Mengungkapkan kalimat anak-Allah, baik
dalam arti kata, maupun arti istilah, ataupun arti kiasan, atau arti lainnya semuanya
adalah “syirik”.
Saya Himbau
dan Nasihati anda agar menghentikan ajakan syirik kepada Kaum Muslimin melalui
Bulletin anda.. Karena cara anda itu cenderung memprovokasi dengan “ujaran
kebencian”. Silahkan itu dilakukan kepada kaum anda sendiri.
(20) Isa
Al-Masih adalah Nabi dan Rasul Allah. Dia bukan Tuhan dan tak dapat dianggap atau
dipersamakan dengan Tuhan. “Sama sekali tidak”.
Pada
ayat ini anda begitu berani memasukkan nama Nabi Isa Al-Masih, dalam kurung (.....).
Seolah anda maksudkan bahwa Isa AlMasih adalah Tuhan !! Bobot Keberanian anda sudah melebihi bobot
Hoax isi buletin itu sendiri.
Seharusnya
anda tunjukkan cetakan ayat ini dalam bahasa asalnya bukan dalam bahasa Indonesia,
untuk membuktikan kebenaran maksud ayat tersebut. Anda beserta Staf bulletin,
telah nyata menunjukkan sifat “memegahkan diri” dengan kemusyrikannya. Dan sudah
sangat pasti kemusyrikan itu tidak mendapat ampunan dari Allah Swt. di dunia
ini, apalagi diakhirat. Neraka adalah tempat yang paling layak dikemudian hari
bagi siapa saja yang berbuat syirik. Tidak ada itu jaminan keselamatan bagi
orang yang berbuat syirik termasuk anda. Kami tidak pernah setuju dan tidak
bisa menghargai, bahwa anda telah terlanjur menggunakan sebutan “Al-Fatihah”
dalam judul bulletin yang disajikan di dunia maya internet; apalagi isinya
banyak HOAX; namun itu
telah menjadi tanggungjawab anda. Anda
sendiri lah yang akan menerima risikonya.
Ketahuilah
bahwa Kaum Muslim yang “menyanggah” dan “tidak menyetujui” isi bulletin “anda” secara
menyeluruh, إن شآء الله mendapatkan Rahmat, Berkah dan
Maghfirah dari Allah Swt,. Adapun mereka, siapa saja, yang setuju dengan
isinya, kemudian mengikutinya, dan jika Allah tidak memberinya pentunjuk, maka tiada
“Jaminan Keselamatan” bagi mereka semua. Dengan demikian di hari penghakiman
nanti, Kaum Muslimin berlepas diri dari segala isi dan maksud serta judul
hoax, yang tertuang dalam bulletin anda.
. هوالذي
ارسل رسوله بالهدى ودين الحق ليظهره على
الدين كله
ولو كره الكافرون ولو
كره المشركون ولو كره المـنافقون
Kamis Tanggal 22 Ramadhan
1439H., bertepatan tanggal 7 Juni 2018M.