Monday, 16 July 2018


-------------------------------------------------------------------------------------------------
V..   Keselamatan yang Memberi Kepastian Hidup Kekal (18)
------------------------------------------------------------------------------------------------
Allah telah memberi jaminan hidup kekal lewat Kalimat Allah, yaitu Isa Al-Masih. Renungkanlah firman Allah ini, “Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya [Kalimat-Nya]. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup. Semuanya itu ku tuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal” (Injil, Surat 1 Yohanes 5:11-13).(19)
[Staf Isa dan Al-Fatihah – Tidakkah Anda ingin diselamatkan dari siksaan kekal api neraka? Berserulah kepada Isa Al-Masih, karena Dia akan menyelamatkanmu. “Barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan [Isa Al-Masih] akan diselamatkan” (Injil, Surat Roma 10:13).](20)
---------------------------------------------------------------------------------------------------
(18)     Kata “keselamatan” itu berasal dari bahasa arab. Dalam artian kata dasarnya: “Selamat” .  (  ســلــم ) Orang yang selamat disebut “Muslim”. 
(19)      Pada Ayat ini ada tercantum kalimat “anak-Allah”. Ini adalah suatu Kemusyrikan menurut Islam. Jika seperti itu maka, kedudukan ayat tersebut setingkat dengan Hadist Dhaif bahkan Maudhu’.
Ketahuilah, sekali lagi, bahwa dosa syirik tidak akan diampuni Allah. Karena itulah tidak mungkin ada ayat dari Firman Allah berbunyi seperti itu. Ini betul-betul keterlaluan. Bagaimana mungkin bisa anda mendapatkan jaminan-keselamatan dengan gaya kemusyrikan?? Walaupun anda alihkan pengertian kata “anak-Allah” menjadi “kalimat-Allah”, namun itu tetap perbuatan kesyirikan, karena dalam Islam telah ada penegasan Rumusannya, “LAM YAKUN LAHU KUFUWAN AHAD”. (  لـم يكن له كـفوا أحـد ).
            Nabi Isa As, tidak pernah memberikan pengakuan adanya “anak Allah”. Nabi Isa Al-Masih Ibnu Maryam, terlepas dari semua itu. Mengungkapkan kalimat anak-Allah, baik dalam arti kata, maupun arti istilah, ataupun arti kiasan, atau arti lainnya semuanya adalah “syirik”.
            Saya Himbau dan Nasihati anda agar menghentikan ajakan syirik kepada Kaum Muslimin melalui Bulletin anda.. Karena cara anda itu cenderung memprovokasi dengan “ujaran kebencian”. Silahkan itu dilakukan kepada kaum anda sendiri.
 (20)     Isa Al-Masih adalah Nabi dan Rasul Allah. Dia bukan Tuhan dan tak dapat dianggap atau dipersamakan dengan Tuhan. “Sama sekali tidak”.
            Pada ayat ini anda begitu berani memasukkan nama Nabi Isa Al-Masih, dalam kurung (.....). Seolah anda maksudkan bahwa Isa AlMasih adalah Tuhan !!  Bobot Keberanian anda sudah melebihi bobot Hoax isi buletin itu sendiri.
                        Seharusnya anda tunjukkan cetakan ayat ini dalam bahasa asalnya bukan dalam bahasa Indonesia, untuk membuktikan kebenaran maksud ayat tersebut. Anda beserta Staf bulletin, telah nyata menunjukkan sifat “memegahkan diri” dengan kemusyrikannya. Dan sudah sangat pasti kemusyrikan itu tidak mendapat ampunan dari Allah Swt. di dunia ini, apalagi diakhirat. Neraka adalah tempat yang paling layak dikemudian hari bagi siapa saja yang berbuat syirik. Tidak ada itu jaminan keselamatan bagi orang yang berbuat syirik termasuk anda. Kami tidak pernah setuju dan tidak bisa menghargai, bahwa anda telah terlanjur menggunakan sebutan “Al-Fatihah” dalam judul bulletin yang disajikan di dunia maya internet; apalagi isinya banyak HOAX; namun itu telah menjadi tanggungjawab anda.  Anda sendiri lah yang akan menerima risikonya.
                        Ketahuilah bahwa Kaum Muslim yang “menyanggah” dan “tidak menyetujui” isi bulletin “anda” secara menyeluruh, إن شآء الله  mendapatkan Rahmat, Berkah dan Maghfirah dari Allah Swt,. Adapun mereka, siapa saja, yang setuju dengan isinya, kemudian mengikutinya, dan jika Allah tidak memberinya pentunjuk, maka tiada “Jaminan Keselamatan” bagi mereka semua. Dengan demikian di hari penghakiman nanti, Kaum Muslimin berlepas diri dari segala isi dan maksud serta judul hoax, yang tertuang dalam bulletin anda.  

. هوالذي ارسل رسوله بالهدى ودين الحق  ليظهره على الدين كله
 ولو كره الكافرون   ولو كره المشركون  ولو كره المـنافقون  

Kamis Tanggal 22 Ramadhan 1439H., bertepatan tanggal 7 Juni 2018M.